Menang atau Semakin Terpuruk

31956463_618672791846498_9046729742891352064_n

Panserbiru.net – PSIS Semarang bertekad bangkit dari keterpurukan saat menjamu Persela Lamongan di Stadion Moch Soebroto Magelang, Senin (7/5) malam.

Dalam partai lanjutan Liga 1 Indonesia 2018 pekan ke-6, Laskar Mahesa Jenar mendapatkan hasil kurang menggembirakan akhir-akhir ini.

Dari enam pertandingan terakhir di Liga 1, Haudi Abdillah dkk baru meraih lima poin dari satu kemenangan, dua kali seri dan menderita 3 kekalahan. Mahesa Jenar kehilangan tiga belas poin yang membuat mereka menjadi juru kunci klasemen. Dua laga terakhir bahkan PSIS kalah beruntun, masing-masing dari Persija Jakarta dengan skor akhir 1-4, dan dari Perseru Serui dengan skor 1-0.

Pelatih PSIS, Vincenzo Alberto Annese menyebut gairah pemainnya sangat bagus untuk melakoni laga selanjutnya melawan Persela Lamongan di Kota Magelang, 7 Mei mendatang. Pria asal Italia ini meyakini para pemainnya masih dalam trek positif untuk selalu bermain menekan dan memenangkan pertandingan di pekan depan. Dikutip dari Suaramerdeka.com

Menurutnya, meski kalah dari Perseru, PSIS hanya belum dinaungi keberuntungan. “Tim yang mengalahkan kami kemarin hanya punya satu counter attack dan itu bisa menghasilkan gol. Kami hanya kurang beruntung waktu itu. Kami optimistis bisa bangkit saat melawan Persela Lamongan,” ujarnya.

Pelatih berusia 33 tahun ini terus memberikan menu penyelesaian akhir dalam latihan pagi itu. Sebab saat melawam Perseru mereka punya banyak peluang tapi gagal berbuah gol. “Tidak ada masalah dengan mentalitas pemain. Kami masih sangat termotivasi untuk meraih hasil-hasil yang lebih baik. Kami harus terus maju sebagai sebuah tim. Untuk kelemahan di tim terus kami perbaiki,” lanjut Vincenzo.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *