GATHERING DAN SYUKURAN PANDJAB “KEMBALI NYA PSIS KE LIGA TERTINGGI INDONESIA”

Kembali ke Tradisi Kasta Tertinggi

Panserbiru.net- Supporter dan tim sepakbola adalah hal yang tidak dapat dipisahkan, dimana di dalam nya ada cinta dan romantisme yang tidak dapat dipahami secara rasional. Sama hal nya dengan wadah silaturahmi urban suporter Semarang yang berada di wilayah Djabotabek atau lebih dikenal dengan Panser Biru Djabotabek yang hingga kini tetap mempertahankan cinta dan loyalitasnya kepada PSIS Semarang bagaimanapun dan apapun kondisi PSIS, sekalipun Pandjab ada di tanah rantau.

“Dimanapun kasta PSIS tidak menjadi alasan bagi Pandjab untuk berhenti mencintai tim sepakbola kebanggaan warga Kota Semarang ini, dan kini saatnya bagi kita untuk lebih bersemangat ,lebih kreatif dan lebih cerdas lagi sebagai supporter sebuah tim yang berhasil kembali ke liga tertinggi di Indonesia.” Tandas Angga Melet ketua Panjab di sela-sela acara Gathering dan Syukuran Pandjab di Villa Max Alatas, Bogor pada hari Sabtu- Minggu 10/2/18 – 11/2/18.

Gathering Pandjab yang mengusung tema “Kembali Ke Tradisi Kasta Tertinggi” tidak lain adalah bentuk rasa syukur atas kembalinya tim kebanggaan warga kota Lunpia yakni PSIS Semarang ke liga 1 Indonesia. Acara tersebut dihadiri kurang lebih 50 an lebih anggota yang tersebar di seluruh wilayah perantauan Djabotabek.

Semakin menambah semarak dari acara gathering dan syukuran tersebut, selain dihadiri salah satu perwakilan dpp Nurul Layalia yang menyampaikan beberapa pesan dari dpp panser biru, turut hadir pula Koordinator Save Our Soccer (SOS), Akmal Marhali yang namanya sudah tidak asing lagi di jagat persepak bolaan tanah air. Di sela- sela kesibukannya beliau menyempatkan hadir dalam acara gathering Pandjab dan bersedia menjadi pembicara di forum diskusi yang membahas mengenai berbagai persoalan sepak bola dan supporter di tanah air.

Beliau mengaku merasa prihatin dengan fenomena rusuh yang terjadi di dunia supporter yang acapkali memakan korban, terlebih lagi tidak ada payung hukum yang kuat sehingga banyak kasus yang tidak terselesaikan dengan baik.

“Seharusnya di setiap organisasi supporter lebih mempertegas mengenai asuransi jiwa bagi anggotanya sehingga paling tidak dengan adanya sebuah landasan kuat tersebut ketika terjadi sebuah insiden yang tidak diharapkan, sudah ada yang melindungi.” Ujar Akmal.

Acara Gathering dan Syukuran Panser Biru Djabotabek ini selain sebagai ajang silaturahmi, pembagian stater pack membership juga sebagai tempat bertukar pendapat tentang bagaimana mensupport PSIS dengan cara yang elegant dan berkelas, mengingat PSIS bukan lagi tim yang bisa dipandang sebelah mata di tanah air.

“ Finally acara Gathering dan Syukuran Pandjab akan kembalinya PSIS ke liga 1 Indonesia ini berjalan dengan lancar dan semoga terus memberikan dampak positif untuk seluruh anggota Pandjab. Salam Liga 1.” Tutup Eka Fauzi selaku Ketua Panitia acara tersebut.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *